Jakarta, Indonesia – 29 Juni 2026
DiKlikers, selama ini banyak orang mengira ancaman privasi di internet hanya datang dari cookie, pelacak iklan, atau fingerprinting browser. Namun ternyata, para peneliti baru saja menemukan metode yang jauh lebih unik dan cukup mengkhawatirkan.
Siapa sangka sebuah website bisa mengetahui aktivitas yang sedang berlangsung di perangkat pengguna hanya dengan memanfaatkan cara kerja SSD. Lebih mengejutkannya lagi, proses tersebut dapat berjalan langsung melalui browser tanpa perlu meminta pengguna mengunduh aplikasi tertentu.
Penasaran bagaimana cara kerja teknik ini dan apakah pengguna perlu khawatir? Yuk lanjut ke pembahasan berikutnya!
Apa Itu FROST, Teknik Baru yang Bikin Heboh?
Teknik yang dikembangkan oleh para peneliti di Austria ini dikenal dengan nama FROST (Fingerprinting Remotely Using OPFS-based SSD Timing). Berbeda dengan metode pelacakan digital yang selama ini mengandalkan cookie atau fingerprint browser, FROST menggunakan pendekatan yang sama sekali berbeda untuk mengamati aktivitas pengguna.
Alih-alih melacak jejak pengguna melalui browser, metode ini memanfaatkan perbedaan waktu akses pada SSD. Dari perubahan latensi yang sangat kecil tersebut, sistem dapat menganalisis pola tertentu dan memperkirakan aktivitas apa yang sedang berlangsung di perangkat pengguna.
Bagaimana Website Bisa Mengintip Aktivitas Pengguna?
Cara kerja metode ini bisa dibilang cukup unik sekaligus bikin merinding. Teknik tersebut memanfaatkan fitur browser bernama Origin Private File System (OPFS), yaitu ruang penyimpanan khusus yang memungkinkan website menyimpan data langsung di perangkat pengguna. Dengan bantuan JavaScript, sebuah website dapat membuat file berukuran besar lalu mengaksesnya secara berulang sambil mengukur kecepatan baca dan tulis yang terjadi pada SSD.
Dari proses tersebut, sistem mulai merekam pola akses SSD untuk dianalisis lebih lanjut. Ketika ada aplikasi atau tab lain yang aktif menggunakan SSD, perubahan kecil pada waktu akses akan terdeteksi dan kemudian diolah AI untuk mengenali aktivitas pengguna, mulai dari website yang dibuka hingga aplikasi yang sedang berjalan.
Seberapa Berbahaya Ancaman Ini?
Kabar baiknya, teknik FROST masih memiliki beberapa keterbatasan sehingga belum menjadi ancaman besar bagi pengguna umum.
Meski terdengar mengkhawatirkan, metode ini masih memiliki sejumlah keterbatasan. Salah satunya adalah kebutuhan file berukuran sangat besar, bahkan bisa melebihi 1 GB, sehingga berpotensi memicu peringatan penyimpanan atau membuat pengguna menyadari adanya aktivitas yang tidak biasa. Selain itu, teknik ini hanya dapat bekerja jika target dan file pemantauan berada pada SSD fisik yang sama.
Di sisi lain, hingga saat ini belum ada bukti bahwa FROST telah dimanfaatkan secara luas oleh pelaku kejahatan siber. Temuan tersebut masih sebatas penelitian akademis dan dijadwalkan untuk dipresentasikan dalam konferensi keamanan siber DIMVA.
Cara Mengurangi Risiko Menjadi Korban
Meski ancamannya belum meluas, DiKlikers tetap perlu waspada saat menjelajahi internet. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain tidak membuka terlalu banyak tab sekaligus, rutin memperbarui browser, serta memperhatikan jika ada website yang tiba-tiba menggunakan ruang penyimpanan dalam jumlah besar. Di sisi lain, para peneliti juga mendorong pengembang browser untuk memperketat fitur OPFS agar potensi penyalahgunaan seperti ini bisa diminimalkan..
Browser Semakin Canggih, Ancaman Privasi Juga Ikut Berkembang
Temuan FROST menunjukkan bahwa semakin canggih sebuah browser, semakin banyak pula celah baru yang berpotensi dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Walaupun saat ini ancaman tersebut masih terbatas, penelitian ini menjadi pengingat bahwa keamanan dan privasi digital harus terus diperhatikan.
Kalau menurut DiKlikers, apakah teknik seperti ini cukup mengkhawatirkan atau justru masih terlalu jauh untuk mengancam pengguna biasa? Tulis pendapat kalian di kolom komentar ya!
Terima kasih telah mengunjungi situs DiKlikAja.com. Semoga informasi ini bermanfaat. Kalau kamu ingin membeli produk aksesoris gadget dan komputer yang resmi dan berkualitas, kamu bisa langsung membelinya di marketplace store DiKlikAja seperti di Shopee, Tiktok Shop by Tokopedia, Lazada, dan Blibli. Dan segera dapatkan promonya sekarang juga!
Jika kamu ragu, atau ingin membeli secara offline, kamu juga bisa datang langsung ke office / toko DiKlikAja.com di alamat; Rukan Mangga Dua Square Blok C No.32, Jl. Gunung Sahari Raya No.1, Jakarta Utara, Indonesia, 14420.

Leave a Reply Cancel Reply