Recent Articles

Blog Search

Mengenal Apa itu Virus Corona atau COVID-19?

Mengenal Apa itu Virus Corona atau COVID-19?

Jakarta, Indonesia – 18 Maret 2020

 

Virus corona, nama lengkapnya Corona virus Disease-2019 atau disingkat COVID-19. Dikenal juga sebagai wabah nCov (Novel CoronaVirus). Nama Corona sendiri berasal dari bahasa Latin yang artinya mahkota. Ini mengacu pada tampilan partikel virus ini yang memiliki pinggiran seperti mahkota atau matahari (disebut juga corona matahari).

 

Awal Mula virus Corona / COVID-19

 

Wabah ini pertama kali dilaporkan muncul dari kota Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, Cina, pada 31 Desember 2019. Maka, virus ini disebut juga dengan Virus Wuhan.

Virus corona sebenarnya sudah ditemukan pada tahun 1960-an. Virus ini awalnya ditemukan pada ayam, bernama virus bronchitis infeksius. Kemudian menular ke manusia, yang awalnya dianggap sebagai flu biasa.

Sejak saat itu, virus jenis ini mewabah, yang kemudian dikenal dengan nama SARS-Cov (Severe Acute Respiratory Syndrome-related Coronavirus) tahun 2003, MERS-CoV (Middle East Respiratory Sindrome) tahun 2012, dan sekarang SARS-CoV-2 tahun 2019 atau COVID-19, atau disingkat corona. (Sumber Wikipedia)

 

Virus corona yang saat ini mewabah (SARS-CoV-2) dan menyebabkan penyakit COVID-19 merupakan jenis virus corona ke-7 yang menginfeksi manusia.

 

Bagaimana Virus Corona Menyebar?

 

Dalam kasus MERS, dapat ditularkan dari unta kemanusia.

Dalam kasus SARS, ditularkan dari musang ke manusia.

Dalam kasus COVID-19, diduga ditularkan dari ular dan kelelawar.

Sedangkan penularan COVID-19 dari manusia ke manusia dapat melalui berbagai cara, yaitu:

  •       Droplet (partikel air liur), tidak sengaja menghirup percikan air liur dari bersin atau batuk penderita COVID-19
  •       Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
  •       Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan

 

Virus corona ini dapat bertahan hidup di permukaan mulai beberapa jam hingga beberapa hari, tergantung pada lingkungan pendukungnya.

 

Berapa Lama Inkubasi Corona?

2-14

Masa inkubasi virus corona adalah 2-14 hari.

Masa inkubasi adalah saat pasien pertama kali tertular/terpapar virus, hingga menunjukkan gejala awal.

 

Gejala Virus Corona

Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti demam, pilek, batuk, sakit tenggorokan, dan sakit kepala; atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.

Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:

  •       Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius)
  •       Batuk
  •       Sesak napas

Menurut penelitian, gejala COVID-19 muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Segera ke dokter bila Anda mengalami gejala infeksi virus Corona (COVID-19) seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari daerah yang memiliki kasus COVID-19 atau berinteraksi dengan penderita infeksi virus Corona.

 

Bila Anda mungkin terpapar virus Corona namun tidak mengalami gejala apa pun, Anda tidak perlu pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri, cukup tinggal di rumah selama 14 hari dan membatasi kontak dengan orang lain.

 

Siapa yang Paling BerisikoTerkena Corona?

Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, dan lansia. Akan tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, orang yang memiliki riwayat penyakit lain seperti diabetes, sakit jantung, sakit pernapasan / pneumonia, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.

 

Diagnosis Virus Corona

Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Dokter juga akan bertanya apakah pasien bepergian ke daerah yang memiliki kasus infeksi virus Corona sebelum gejala muncul.

Guna memastikan diagnosis COVID-19, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berikut:

  •       Uji sampel darah
  •       Tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak
  •       Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrate atau cairan di paru-paru

 

Apa Sudah Ada yang Sembuh dari Corona?

Beberapa Negara seperti Cina, Iran, dan negara yang terjangkit tak terkecuali Indonesia juga tengah berjuang keras mencari dan menguji vaksin atau pengobatan yang benar-benar ampuh untuk membunuh virus Corona ini.

Menurut data Worldometers, hingga saat ini (18/03/2019) telah terdeteksi diberbagai negara dengan korban 7.987 meninggal, 198.426 terinfeksi dan 82.753 orang dinyatakan sembuh.

Negara terbanyak terjangkiti COVID-19 adalah Cina mencapai 95% (80.894 terjangkiti, 3.237 pasien meninggal). Negara berikutnya yang termasuk Negara dengan kasus corona terbanyak  adalah : Italia (31.506), Iran (16.169), Spanyol (11.826).

Jumlah pasien sembuh bertambah setiap harinya. WHO menyatakan 80 persen pasien sembuh tanpa membutuhkan perawatan khusus.

 

Apa Itu Pandemi?

Pada Kamis (12/3), WHO menyatakan Covid-19 sebagai pandemic atau wabah yang meluas ke berbagai negara. Kriteria umum penetapan pandemic adalah:

  • Virus menyebabkan kematian.
  • Penularan virus dari orang ke orang terus berlanjut tak terkendali.
  • Virus telah menyebar ke hampir seluruh dunia.

Dengan menetapkan status pandemi, WHO meminta pemerintah seluruh negara meningkatkan usaha dalam mendeteksi, melacak, mengetes, merawat, dan mengisolasi kasus-kasus terkait corona.

Hampir semua negara juga telah menerapkan larangan masuk dan keluar orang dari dan ke luar negeri. Sejumlah Negara bahkan tengah berjuang keras melawan Corona. Beberapa Negara mulai menerapkan pembatasan seluruh wilayah selama 24 jam penuh atau lockdown, antara lain Italia, Prancis, Belgia, Malaysia, dan Puerto Rico, dan beberapa negara lainnya yang masih mempertimbangkan LockDown.

 

Apa Saya Harus Panik?

Kita bisa mengubah rasa cemas menjadi cara melindungi diri, keluarga, dan komunitas, terutama dengan menjaga kebersihan tangan, kebersihan diri dan menjaga kesehatan.

Tetap pantau informasi terbaru serta perhatikan imbauan dari pihak berwenang mengenai keberlangsungan aktivitas, perjalanan, atau larangan berkumpul.

 

Pencegahan Virus Corona

Cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:

  • Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung.
  • Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  • Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
  • Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  • Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

 

Untuk orang yang diduga terkena COVID-19, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain, yaitu:

  • Jangan ke luar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
  • Periksakan diri ke dokter hanya bila Anda mengalami gejala atau keluhan.
  • Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
  • Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
  • Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
  • Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
  • Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
  • Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu segera buang tisu ke tempat sampah.

 

Nah itu dia artikel mengenai Virus Corona atau COVID-19 yang tengah mewadah hampir di seluruh negara, yang bukan hanya telah merenggut nyawa manusia, namun juga membuat kepanikan dan krisis ekonomi. Semoga musibah ini akan segera berakhir. Tetap jaga kesehatan Anda, keluarga, dan orang-orang terdekat Anda.

Leave a Reply

* Name:
* E-mail: (Not Published)
   Website: (Site url withhttp://)
* Comment:
Type Code